Karirku di Rekayasa Industri
Gak kerasa tau2 udah 8 tahun1/2 kerja di Rekayasa Industri, banyak yang sudah terjadi dan banyak juga yang tidak terjadi. Dimulai dari anak perempuan polos berjilbab yang mimpi jadi Engineer handal yang bisa menciptakan perubahan di dunia Per-Teknik Kimia-an walaupun cuma berbekal IP pas2an banget. Dapet kesempatan wawancara akibat diajak Anto yang dapat hadiah rancangan pabrik (sampai kapanpun gue bakal selalu inget nto!). Diwawancara sama almarhum Pak Chandra Widodo yang baik dan gantengnya minta ampun. Didampingi sama Pak Marcus yang jadi sumber ilmu dan pengetahuanku mungkin sampai kapanpun juga.
1 Oktober 1997 itu hari pertama aku kerja jadi Process Technology Engineer di Divisi Teknologi PT. Rekayasa Industri, sebuah Engineering, Procurement and Construction Company BUMN. Hari - hari pertama rasanya ngambang banget cuma disuruh baca2 Work instruction dan gak dapet target apa2. Minggu kedua alm. Pak Chandra melihat kegelisahanku dan dia kasih aku kerjaan bikin summary tehnologi pabrik semen, yang sampai sekarang pun gak pernah kuselesaikan (maafkan aku ya pak?). Lama - lama terlibat bikin Feasibility Study beberapa prospek proyek dan sampe melanglangbuana ke Tanjung Jabung, Jambi segala. Mulai kerasan kerja disini dan mulai merasa ini memang duniaku banget. Aku bukan orang hebat dan berprestasi disini tapi at least aku menikmati sekali pekerjaanku.
Tau2 alm. Pak Chandra merasa aku lebih berminat ke pengembangan software dan aku diajukan untuk masuk tim Plant Design System yang akhirnya jadi tiket masa depanku baik karir maupun kehidupan rumah tanggaku. Disitu aku bener2 kenal apa dan bagaiman membangun proyek itu untuk pertama kalinya. Dan disitu juga aku kenal suamiku yang sekarang untuk pertama kalinya. Alm. Pak Chandra memang benar, aku suka sekali dengan aplikasi PDS dan aku menekuni sekali software ini walaupun pada akhirnya tidak terlalu banyak diaplikasikan di Rekayasa Industri.
Sampai akhirnya aku dipertimbangkan jadi pegawai tetap karena kemampuanku mengoperasikan PDS ini dan terjun ke Departemen Proses jadi Process Engineer beneran. Diwawancara sama Alm. pak Kuki yang baik banget itu, pak Memed sama mas Dundi dan diwanti - wanti harus bener2 kerja yang baik di Rekayasa Industri. Dari mulai dicemplungin bang Donal jadi lead Process PLTP Lahendong I sampai terakhir bantu pak Gito jadi lead Process dan supervisi aplikasi PDS di PPGS Musi Barat Paket I. Semuanya menyenangkan walaupun yang namanya proyek ya pasti ada stress dan hebohnya. Pernah dikasih kesempatan ikut basic engineering Proyek Pupuk Iskandar Muda II ke Jepang bareng Toyo Engineering Corporation selama 1 bulan. Sempet juga dikasih kepercayaan jadi Engineering Manager di Proyek Recommissioning PLTP Dieng I sama pak Alex yang sampai sekarang jadi bekal yang gak terbayar harganya, bener2 suatu pengalaman yang hebat walaupun prestasiku disitu gak ada yang bisa dibanggakan. Malah kata suamiku yang juga ikut proyek itu aku baru bisa jadi kantor pos doang, he…he..he.. Tapi suamiku bener2 obyektif kalo ngasih penilaian dan dia orang yang sangat broadthought, dari segala segi dan sudut pandang, aku bangga jadi istrinya. Sampai akhirnya aku nongkrong di Denver ini dikasih kesempatan sama pak Isnanto untuk jadi project engineer dari proyek PLTP Kamojang 4 ini sama Stone & Webster Inc. yang aku yakini akan jadi salah satu pengalaman hebatku lainnya. Aku bener2 cinta sama dunia Geothermal Power Plant ini.
Selain ngurusin kerjaan aku juga dapet banyak sekali pengalaman di kehidupan bermasyarakat di Rekayasa Industri, dari mulai dapet kepercayaan jadi sie acara ulang tahun Rekayasa Industri, jadi Ketua Divisi Muslimah Majelis Taklim Ulul Albab yang bener2 merubah aku jadi orang yang jauh lebih baik sampai jadi Ketua Tim Remunerasi tahun 2005. Bayangkan aku pernah ngurusin Srimulat jadi pengisi acara ultah Rekayasa Industri sampe Peggy Melati Sukma jadi MC-nya segala, terus sampai ketemu Neno Warisman, Aa Gym dan Ustadzah Fathiya tercintaku gara2 ngurus pengajian, buka kios Red Crispy di kantin demi cari duit infaq sampe bikin formula kenaikan gaji pegawai di tahun 2005 sampai 100%. Bener - bener dahsyat apa yang aku kerjakan disini dan aku bener2 bangga bisa jadi bagian itu semua.
Ke depannya aku masih berharap bisa memberikan yang terbaik yang bisa aku berikan ke dunia Geothermal ini tapi juga masih bisa memberikan yang paling baik buat suami dan anakku. Semoga apa yang sudah kucapai ini bisa memberikan nilai tambah buat semuanya sehingga bisa melancarkan langkahku ke Surga-Mu ya Allah SWT.
March 17th, 2006 at 5:33 am
Aduh….ngebacanya terharu n bangga deh punya temen seperti Audiyanti. Semoga ini semua menjadi ilmu n amal yang bemanfaat, amin…