Archive for July, 2006

PESAT 6 JAKARTA - IKUTAN DEH, ASLI BERMANFAAT !

Tuesday, July 25th, 2006

Dear All,

Menjadi orangtua adalah anugerah terindah dari Sang Pencipta, sekaligus
merupakan tantangan terbesar dalam hidup. Terlebih bila buah hati
tercinta sakit!. Pengetahuan yang komprehensif tentang kesehatan anak
merupakan salah satu bekal bagi orangtua untuk mampu berpikir dan
bertindak secara rasional.

Untuk itu, Yayasan Orangtua Peduli kembali mengadakan Paket Edukasi
Orangtua Sehat 6 di Jakarta (PESAT 6 Jakarta). Kegiatan ini dibawah
bimbingan dr. Purnamawati, SpAk, MMPed dan didukung oleh WHO (World Health

Organization) Indonesia.

Adapun rincian acaranya, sebagai berikut :

Sesi I ? 12 Agustus 2006 (09.00 ? 13.00 WIB)
Topik 1 : Best Health Care (dr. Purnamawati, SpAk, MMPed )
Bagaimana mewujudkan partnership antara tenaga medis dan konsumen
kesehatan? Temukan bahasan lengkapnya di
sini.

Topik 2 : Apa yang orangtua perlu tahu tentang tata laksana bayi baru
lahir (newborn)? (dr. Davide Manissero ? WHO Indonesia)
Tes apa saja yang dilakukan oleh dokter pada newborn? Perlukah bayi yang
baru saja dilahirkan dimandikan? Bagaimana tata
laksana early latch-on? dll
Diskusi ini akan menambah pengetahuan Anda tentang serba-serbi bayi baru
lahir.

Topik 3 : Imunisasi dan Penyakit yang Dicegahnya (Lydia Iswara)
Bagaimana kerja vaksin dalam melindungi tubuh? Apakah imunisasi ada efek
sampingnya? Apa yang dimaksud dengan catch-up immunization? Apa itu
imunisasi simultan? dan banyak lagi. Semuanya akan dikupas
tuntas di sini.

Sesi II ? 9 September 2006 (09.00 ? 13.00 WIB)
Topik 1 : ASI/KLASI (Luluk L. Soraya, Iwan.)
ASI adalah makanan terbaik bagi bayi. Mengapa ASI eksklusif 6 bulan? Apa
saja kiat untuk sukses ASI eksklusif? ASI eksklusif dan ibu bekerja.
Mungkinkah? Apa saja problema seputar ASI dan menyusui? Anda akan
menemukan jawabannya dalam diskusi seru di sesi khusus ini. Simak juga
pengalaman seorang breastfeeding father.

Topik 2 : Feeding/MPASI (Dewi Joris)
Bagaimana sih cara yang paling baik untuk memperkenalkan solid food?
Bingung, anak GTM (Gerakan Tutup Mulut)? Puyeng, anak sedikit atau susah
sekali minum susu? Seperti apa sih konsep pemberian makan yang baik pada
anak? Bagaimana menerjemahkan piramida makanan dalam pola makan anak
sehari-hari? dll

Topik 3 : Menilai Pertumbuhan Anak (Pudji Yulianti Sukri)
Orangtua cenderung menghabiskan banyak pikiran dan energi untuk urusan BB
anak. Apakah anak gemuk itu pasti sehat? Dan anak yang cenderung
langsing/kurus itu pasti kurang gizi? Bagaimana cara membaca growth chart
yang benar? Apa itu Body Mass Index dan apa fungsinya? Mari kita menilai
pertumbuhan anak dengan bijak.

Sesi III ? 11 November 2006 (09.00 ? 13.00)
Topik 1 : Demam dan Kejang Demam (dr. Astrid Saraswati)
Tuhan menciptakan mekanisme demam, pasti ada maksudnya. Tahukah kita?
Kapan saat yang tepat untuk memberikan obat penurun demam? Berbahayakah
kejang demam? Apakah tiap kali anak demam perlu diberi obat anti kejang?
Agar tak selalu bingung dan panik ketika anak demam, ikuti penjelasan
tentang demam dan kejang demam, berikut tata laksana penanganannya.

Topik 2 : Seputar Kesehatan Gigi Anak (drg. Suzanty)
Kapan sebaiknya anak mulai dibawa ke dokter gigi? Bagaimana membersihkan
gigi anak yang baik? Kapan ya anak perlu pasta gigi? Tahukah Anda bahwa
kesehatan gigi susu mempengaruhi gigi tetap anak kelak? Temukan jawabannya

di sini.

Topik 3 : Kuning Pada Bayi Baru Lahir (dr. Purnamawati, SpAk, MMPed)
Apa yang menyebabkan kuning pada bayi baru lahir? Berbahayakah itu? Apakah

tes bilirubin mutlak dilakukan pada setiap bayi baru lahir? Apakah untuk
menghilangkan jaundice in newborn mutlak dilakukan penyinaran? Diskusikan
pada sesi ini.

Sesi IV ? 2 Desember 2006 (09.00 ? 13.00)
Topik 1 : Antibiotika (AB) (Prof. Amin Soebandrio)
Ingus anak sudah berwarna hijau. Apakah itu pertanda ia perlu diberi
antibiotik? "Kalau diresepkan antibiotik, harus dihabiskan….". Benarkah?

Temukan penjelasan tentang Antibiotika, saat tepat untuk mengkonsumsi dan
tata laksana konsumsi antibiotika, dalam sesi khusus tentang AB ini.

Topik 2 : Common Problems in Children dan Peran AB (dr. Purnamawati, SpAk,
MMPed)
Common colds (batuk+pilek), diare, muntah, infeksi telinga adalah beberapa
penyakit
yang sering diderita anak-anak. Kebanyakan penyakit langganan anak-anak
disebabkan oleh infeksi virus. Sudah tahukah kita tata laksana yang tepat
untuk itu? Does my child really need drugs? Diskusikan di sini.

Sesi V ? 6 Januari 2006 (09.00 ? 13.00)
Topik 1 : Penggunaan Obat Secara Rasional (dra. Rina Mutiara, dr.
Purnamawati, SpAk, MMPed)
Apakah setiap gejala penyakit harus diobati (a pill for an ill)? Perlukah
kita mengetahui efek samping dari obat? Apa beda obat paten
dengan obat generik? Apa itu polifarmasi? dll. Jangan sampai ketinggalan
diskusi ini agar kita dapat lebih bijak dan rasional menggunakan obat.

Topik 2 : Seputar Kesehatan Kulit Anak (dr. Farian Sakinah)
Milia, nappy rash (ruam popok), cradle cap (kerak topi), biang keringat
adalah beberapa masalah kulit yang sering
dijumpai pada bayi, tapi cukup membuat pusing kepala orangtua. Bagaimana
membedakan bercak merah roseola dengan campak? Temukan penjelasan tentang
segala hal yang berkaitan dengan kulit bayi dan anak di sini.

Sesi VI ? 27 Januari 2007 (09.00 ? 13.00)
Topik 1 : Perkembangan Anak (Hanni Armansyah)
Seorang anak tidak hanya bertambah BB dan TB-nya tetapi ia juga mengalami
perkembangan emosi dan intelektualnya. Bagaimana menilai perkembangan
anak dengan bijak dan obyektif? Bagaimana memberikan stimulasi dini yang
baik dan tepat pada anak? Bagaimana sebaiknya menangani perilaku tantrum
(temper tantrum) anak? Dan masih banyak lagi yang dapat Anda diskusikan
bersama
narasumber pada sesi ini.

Topik 2 : TBC Pada Anak (dr. Davide Manissero, Gendi Jatikusumah)
Flek di paru-paru = TBC, benarkah demikian? Tahukah kita bahwa menegakkan
diagnosa TBC pada anak itu sangat sulit? Overdiagnosed of TB
berkonsekuensi anak harus rutin minum obat anti TBC yang akan berefek
pada hatinya. Temukan penjelasan yang sebenarnya tentang TBC pada anak
pada sesi ini.

MEKANISME PENDAFTARAN DAN PEMBAYARAN PESAT 6 JAKARTA

A. PENDAFTARAN CALON PESERTA

Calon Peserta diharapkan mengirimkan data diri berupa;
- Nama Lengkap
- Nomor telepon yang mudah dihubungi
- Alamat email yang digunakan

Ke salah satu berikut ini,
Email : pesat6jkt_daftar@yahoogroups.com , atau
SMS : 0815 5000533 (Anita Setyaningtyas), atau
Fax : 021- 87753271 (Etta). Khusus untuk fax hanya pada hari kerja, mulai
pukul 09.00 s/d 13.00

Perhatian : Bagi calon peserta yang memiliki kemudahan akses internet
diharapkan
dengan sangat untuk mendaftar melalui email.

B. WAKTU PENDAFTARAN
Pendaftaran dibuka pada tanggal 24 Juli 2006 - 4 Agustus 2006 dan/atau
sampai jumlah kuota terpenuhi.
Pengiriman data diri sebelum tanggal tersebut akan kami anggap tidak sah.

C. PERSYARATAN
Demi kelancaran program edukasi ini, peserta diwajibkan mengikuti
ketentuan berikut ini :

1. Mengambil dan mengikuti keseluruhan paket (6 sesi)
2. Mengikuti seluruh paket (kecuali emergency)
3. Datang 30 menit sebelum acara dimulai untuk pendaftaran ulang dan
mengikuti kuis.
4. Tidak membawa anak-anak pada acara ini
5. Membawa bukti transfer pembayaran di Sesi Pertama.
6. Membawa fotokopi buku kesehatan anak dan/atau copy resep.
Diserahkan pada waktu daftar ulang pada sesi I.
7. Apabila peserta mengundurkan diri setelah Pesat di mulai dan/atau
ditengah-tengah Pesat, tidak ada pengembalian biaya.
8. Apabila tidak hadir 2 kali berturut-turut otomatis di eliminasi
dan tidak ada pengembalian biaya.

D. BIAYA
Untuk keseluruhan paket
Rp. 300.000,00 (tiga ratus ribu rupiah) per orang

Atau

Rp. 450.000,00 (empat ratus lima puluh ribu) untuk pasangan suami-istri

Biaya tersebut akan digunakan sebagai pengganti biaya penggandaan makalah
dan konsumsi untuk 6 sesi (6 kali pertemuan).

E. PEMBAYARAN

Pembayaran dilakukan dengan mentransfer (via internet banking, ATM &/
setoran tunai) ke no rekening berikut ini :

BCA KCP Tanah Abang 2
No. Rek 6540060477
a/n Hera Listianawati

Perhatian : Apabila tidak menggunakan rekening sendiri, jangan lupa untuk
menyertakan
nama lengkap calon peserta.

F. WAKTU UNTUK PEMBAYARAN
Transfer biaya dapat dilakukan pada tanggal 24 Juli 2006 ? 4 agustus 2006.

Setelah melakukan pembayaran, calon peserta dimohon untuk konfirmasi ke
Panitia Pesat dengan cara mengirimkan foto kopi bukti transfer/pembayaran.
Jangan lupa untuk menuliskan nama lengkap calon peserta pada foto kopi
bukti transfer.

Kirimkan ke salah satu dibawah ini,
Email : pesat6jkt_daftar@yahoogroups.com, atau
SMS : 0815 5000533 (Anita Setyaningtyas) , atau
Fax : 021-87753271 (Etta), hanya dapat dilakukan pada hari kerja, mulai
jam 09.00 s/d 13.00

Perhatian : Bagi calon peserta yang memiliki kemudahan akses internet,
dimohon dengan
sangat agar menggunakan email

Demikian mekanisme pendaftaran dan pembayaran untuk Pesat 6 Jakarta ini
dibuat.

Dimohon dengan sangat untuk memperhatikan dan mengikuti batasan-batasan
waktu pendaftaran dan pembayaran. Diluar waktu tersebut, semua
pendaftaran dan pembayaran akan dianggap tidak sah dan tidak akan diterima

panitia.

Pertanyaan mengenai teknis dan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi
panitia di pesat6jkt_daftar@yahoogroups.com atau SMS ke 0816 1369870, 021-87753271 (Etta) atau 0815 7116197 (Ni’am
Sadiyah)

Tempat Terbatas

Salam SEHAT,

Panitia PESAT 6 Jakarta

Trolley Child Favourite Things !

Friday, July 14th, 2006

Lisha_trolley_02 Ini yang selalu diincer Falisha kalo ke Carrefour !

Kadang - kadang suka kecewa kalo sampai di Carrefour ternyata trolley bermobil itu sudah laris manis dan tidak ada yang tersisa lagi. Lisha tetep mau di dalam trolley dan mengacak2 semua barang yang aku masukkan ke dalam trolley. Memang para pengusaha itu ada - ada saja idenya untuk menarik pembeli dan membuat pembeli berlama - lama di dalam tempat mereka agar berbelanja lebih banyak lagi. Soalnya sekali udah naik ke trolley ini, dijamin perlu akal extra untuk membuatnya turun dan berjalan lagi. Untungnya Falisha bukan anak yang suka mengeluarkan senjata tantrumnya, jadi selama ini belum pernah ada masalah.

Selain Carrefour, kalo gak salah Hypermart juga punya yang kayak begini. Cuman setahu saya Giant dan Alfa belum mengadaptasi hal ini. Mungkin juga gak berarti semuanya harus punya. Tapi terus terang trick ini memang jitu.

Ya itung - itung rekreasi keluarga kali ya….

He…he..he…

Yapen 3 Nusa Loka BSD

Thursday, July 13th, 2006

Dsc01543 Itu adalah nama jalan di depan rumahku. Mungkin belum tepat dikatakan jalan, karena lebarnya paling - paling hanya 3 m, ujungnya buntu lagi. Namun disitulah aku memulai kehidupan berumahtangga dan bertetanggaku.

Kebetulan jalan di depan rumah kami memang tidak terlalu besar, sehingga otomatis kami menjadi akrab satu sama lain. Tetanggaku selalu memperhatikan jika ada yang aneh terjadi dengan rumahku saat ditinggal pergi. Dan setiap kali keluar rumah pun kami selalu bertegur sapa karena jarak yang memisahkan rumah kami tidak jauh.

Beruntungnya lagi tetangga - tetanggaku berumur kurang lebih sama denganku, yaitu di awal 30-an. Dengan demikian pergaulan kami juga santai, jarang ada basa - basi tetapi selalu akrab satu sama lain. Pekerjaannya pun berbeda - beda, ada Mama Ibnu, Mama Vina, Mama Arya dan Mama Daniel yang ibu rumah tangga, ada Bunda Alghi yang bekerja di marketing pabrik adidas, ada Mama Tiara yang guru, ada Mama Laras dan Mama Rani yang pengusaha kecil - kecilan, ada Mama Shifa yang buka pengobatan alternatif, ada Mama Dea yang bekerja sepertiku dan masih banyak lagi. Begitulah kami - kami para ibu biasa disapa, namaku berubah dari Ibu Audi menjadi Mama Lisha sejak Falisha lahir.

Asyiknya lagi, Falisha punya banyak sekali teman sebaya. Ada Daniel, Ibnu, Afif, Alghi, Attar dan Arya yang laki - laki dan lebih besar dari Falisha. Ada Laras, Shifa, Syechan, Vina, Andrea dan Maura yang perempuan dan lebih besar dari Falisha. Ada Alya dan Febby yang sebaya. Ada Tiara, Veni, dan Leo yang lebih kecil dari Falisha. Setiap sore semua anak - anak itu berkumpul di kavling kosong di ujung jalan kami. Anak - anak laki - laki bermain bola atau main layangan sementara yang perempuan bermain sepeda roda 3 atau kejar - kejaran. Itulah kenapa aku tak repot memikirkan kapan anakku perlu sekolah, toh sosialisasinya sudah sangat baik. Falishapun sudah kelihatan bisa bermain dengan orang lain dan tahu apa artinya bersosialisasi dengan teman - teman sebayanya.

Selain itu tetangga - tetanggaku juga sangat toleran dan tidak "nosy". Hampir tidak pernah terdengar acara kumpul - kumpul untuk bergosip dan menjelek2an satu sama lain. Paling berkumpul di tukang sayur sambil membahas masakan atau di lapangan saat menemani anak - anak mereka bermain atau bahkan pada saat arisan.

Kami cukup kompak dan akrab yang terbukti pada saat kami harus menjadi panitia 17 Agustus se-Nusa Loka dan sewaktu merayakan ulang tahun Engkong di puncak (foto insert).

Sampai saat inipun lingkungan kami terhitung cukup aman karena bapak - bapaknya sering meronda dan berjaga bergantian sampai lewat tengah malam. Itulah yang membuatku betah tinggal disini dan tidak terpikir untuk pindah.

Walaupun rumah kami kecil, tapi kehangatan itu selalu terasa di lingkungan kami sehingga kehidupan jauh terasa lebih tentram. Semoga ketenangan ini dapat berlangsung selamanya. Amin.

Warga Jl. Yapen 3 Nusa Loka Sektor 14.6 Bumi Serpong Damai Tangerang

Why Mommy Always Restless

Thursday, July 13th, 2006

Ibu_lisha_kudaponi Setiap kali aku berangkat ke kantor sambil mendadahi Falisha-ku tercinta, setiap waktu itu pulalah aku menyesali mengapa aku harus meninggalkannya di rumah bersama pengasuhnya.

Namun setiap kali aku dapat mengerjakan pekerjaanku dengan baik dan mendapat apresiasi yang baik pula dari atasan dan rekan - rekan kerjaku, di saat itu pula selalu terpikir dalam benakku betapa Falisha akan bangga pula pada diriku.

Kalau mengikuti hati ini, ingin rasanya selalu di rumah bersama bidadariku tercinta, berlari - lari mengejarnya atau bertepuk tangan sambil bernyanyi dan berjoget bersamanya.

Namun aku menyadari banyak pertimbangan lain yang harus aku pikirkan, baik mengenai kecukupan ekonomi agar dapat membekali Falisha dengan dana pendidikan yang cukup, menjaga periuk nasi apabila suatu saat (God’s forbid) terjadi hal buruk yang menimpa ayah Falisha sehingga aku harus bisa menopang hidup kami, menjaga juga agar otakku tetap cerdas dan update agar suamiku tidak tergoda berpaling pada wanita lain, mengaktualisasikan diri agar aku merasa bahwa aku orang yang membawa manfaat kepada lingkunganku, dan seabreg lagi pertimbangan yang semakin membuatku sulit meninggalkan pekerjaan.

Muara dari semua hal itu akhirnya berdampak dengan perasaanku selama di kantor. Rasa resah itu selalu ada, rasa ingin berangkat kantor setelat mungkin juga selalu ada, rasa ingin pulang secepat mungkin juga selalu ada, dan rasa takut jika waktu aku sampai rumah ternyata Falisha telah tidur pun sering menghantuiku.

Yang akhirnya segala penyesalanku itu aku bayar dengan berusaha semaksimal mungkin bermain dengan Falisha selama weekend dan malam - malam aku pulang dari kantor. Memang Falisha belum tahu betapa lamanya aku tak berada di dekatnya, tapi semoga ia mengerti pertimbangan - pertimbanganku itu kelak.

Semoga Falisha tahu bahwa aku akan selalu mencintainya, memikirkannya dan mendoakan kebahagiaannya setiap waktu.

Untukmu Falishaku…..