Ulang Tahun Falisha ke-2 - Perlu Gak Sih ?

Jadi ibu bekerja dan pengen bikin sesuatu yang khusus buat putri tercintanya memang gampang - gampang susah. Gampang karena ternyata banyak kenalanku yang bisa bikin acara yang spesial dan unik banget completely on her own dan susah karena ternyata pas aku sendiri yang ngelakuainnya, berat bow ! Ceritanya Falisha tanggal 28 September 2006 kemarin genap 2 tahun (dihitung dari hari kelahirannya secara dia lahirnya 38 minggu alias awal). Tadinya gak pengen bikin rame - rame secara juga bulan puasa dan gak bisa bikin acara makan2 yang relaks waktu dan tempatnya. Tapi pas arisan bulan lalu tiba - tiba ditawarin mau arisan di rumah atau nggak. Setelah dipikir - pikir ya bolehlah sekalian ulang tahun Falisha juga, jadi tamu yang dateng bisa diandalkan, soalnya pada mupeng dapet arisan.

Sejak mutusin hal itu langsung kepala pusing mikirin apa yang mesti dipersiapkan buat acara itu. Tadinya kepikiran karena arisannya minggu, sabtunya pengen bikin acara buka puasa keluarga dekat sambil syukuran ulang tahun Lisha. Gak tau kenapa, niat buat nelpon2 kakak ipar dan mertua tertunda - tunda terus. Lisha_raja_sep2006_019_hpDari seminggu sebelumnya aku sudah siap - siap ngukur budget dan apa aja yang mesti dibeli dan dibikin. Untungnya 2 minggu sebelumnya waktu pulang acara pernikahan salah satu temen kantor, kita sempet foto keluarga dan ada close-upnya Falisha juga. Berbekal foto itulah lalu terpikir bikin kue ulang tahunnya pake edibel foto aja. Ternyata salah satu bakery yang deket kantor bisa terima pesanan via email. Wah bagus banget nih pikirku. Jadi langsung ku email foto Falisha yang sudah jadi tersebut via email dan memesan kue ulang tahunnya sekalian. Beres satu hal deh pikirku !

Selanjutnya biasa deh anak - anak, khan musti ada kemeriahan. Jadi nyempetin sebelum Ramadhan tiba, ke pasar tebet, ke asemka dan ke makro untuk melengkapi goody bag yang berupa tas ransel mungil dan diisi dengan berbagai cemilan dan minuman anak - anak. Seminggu sebelum acara semua goody bag sudah siap dan disimpan rapih di kamar tamu.

Berhubung acaranya bulan Ramadhan, jadi aku pikir akan sangat praktis kalo aku bagikan nasi kotak saja dibandingkan makan langsung di rumahku. Jadi kupesan deh nasi kotakan favoritku, langganan mamaku. Nasi kotak siap diantar pada hari-nya nanti dengan komposisi yang menarik dan alhamdulillah gak terlalu mahal. Tajilnya kupikirkan nanti saja mendekati hari-nya.

Akhirnya semua persiapan telah selesai. Tinggal menunggu hari-nya saja.

Tiba - tiba di hari ulang tahun Falisha, Kamis 28 September 2006, Falisha demam tinggi. Waktu bangun tidur kuraba panas sekali. Waktu kuukur dengan termometer panasnya sudah mencapai 39 deg C. Langsung kuputuskan untuk berangkat kantor agak siang. Kumandikan dulu Falisha dan kuajak minum susu. Selesai mandi Falisha sudah agak ceria lagi dan demamnya sudah turun ke 38 deg C. Jadi kuputuskan berangkat ke kantor. Sesampainya aku di kantor, kebetulan hari itu aku punya beberapa tanggung jawab yang harus ditunaikan di kantor, jadi langsung sibuk. Pukul 9 saat kutelpon pengasuh Falisha, jawabnya demam Falisha sudah naik lagi ke 40 deg C dan Falisha amat sangat rewel. Aku sempat kaget karena tidak menyangka akan secepat itu naik kembali. Aku segera menyelesaikan semua tanggung jawabku dan pukul 10 kutelpon lagi ke rumah. Jawabnya masih sama, temperatur Falisha sudah sedikit diatas 40 deg C dan semakin rewel serta lemas, inginnya digendong terus. Akhirnya kuputuskan untuk pulang karena di keluarga suamiku ada riwayat kejang demam untuk anak perempuan. Untungnya suamiku menyuruhku membawa mobil sehingga langsung kutinggalkan kantor dan meluncur ke rumah.

Sesampainya di rumah Falisha tak mau lepas dariku. Demam tinggi tetap di angka 39 - 40 deg C kecuali sehabis mandi. Malah hari Jumatnya diiringi mencret dan muntah - muntah. Suamiku pun mendampingiku di rumah, takut ada kondisi emergency yang membuatku panik. Sampai akhirnya aku putuskan mengunjungi DSA Falisha sekedar meminta konfirmasi diagnosa dari apa yang dihadapi Falisha. Sayangnya komentar DSA Falisha hanya infeksi pencernaan dan akan sembuh dengan sendirinya. Jadi kupikir ya sudahlah, aku tunggui saja Falisha di rumah, toh acara arisannya masih hari minggu.

Sabtu pagi kondisi Falisha mulai membaik, panasnya telah turun ke 37 deg C. Bahkan sesudah mandi dan makan pagi, kondisinya kembali normal. Tapi entah kenapa sensitif dan rewel sekali, sepertinya badannya tidak nyaman dan sakit semua. Tapi karena Falisha baru saja sembuh dan kelihatan masih rewel, kuputuskan acara makan - makan keluarganya tidak jadi saja. Untung belum ada yang kuhubungi soal itu. Seharian itu kami sekeluarga mempersiapkan untuk acara besok. Merapihkan layout rumah dan meniup semua balon untuk dibagikan nantinya.

Minggu pagi pun tiba. Falisha sudah sehat namun terlihat sedikit bintik - bintik merah di wajah dan telinganya. Namun karena terlihat ceria, jadi kuajak saja dia ke pasar dan mengambil kue ulang tahunnya. Akhirnya kuputuskan tajilnya korma, tahu sumedang dan es buah saja. Falisha pun kupilihkan baju kurung oleh - oleh ayahnya dari Dubai. Rumah mulai dibereskan, hiasan - hiasan warna - warni ditempelkan dan semua makanan disiapkan. Akhirnya acara arisan pun tiba. Alhamdulillah cukup sukses dan dihadiri banyak anak-anak yang membawa kado untuk Falisha. Sesudah acara selesai, Falisha masih kuajak pergi ke rumah sepupu dan eyangnya untuk mengantarkan goody bag khusus dan kue ulang tahun untuk mereka. Malam itu kami semua lelah dan langsung pergi tidur.

Saat waktu sahur tiba, aku terbangun dan melihat bintik - bintik merah di tubuh Falisha semakin banyak. Dari referensi kuketahui bahwa sepertinya Falisha terserang Roseola, alhamdulillah tinggal penyembuhan saja karena demam tingginya sudah lewat. Jadi senin pagi dia kutinggal ke kantor. Sepulang kantor kulihat bintik - bintik merahnya semakin melebar dan semakin banyak. Falisha juga rewel sekali dan tidak mau lepas dariku. Namun pekerjaan kantor tidak bisa aku tinggalkan. Hanya doaku saja semoga Falisha lekas sembuh dan sehat kembali seperti sedia kala.

Terpikir olehku, kalau saja tidak ada acara - acara Ulang Tahun itu, mungkin Falisha bisa lebih banyak beristirahat. Namun Falisha juga terlihat sangat senang pada acara ulang tahunnya. Jadi kupikir ya sudahlah, semoga ada berkahnya. Sampai ulang tahun Falisha yang ke 5, waktunya selalu bertepatan dengan Ramadhan atau Idul Fitri. Jadi kuputuskan, ulang tahun Falisha berikutnya saat 6 tahun saja.

Selamat ulang tahun ya anakku tercinta ! Semoga panjang umur, murah rejeki, enteng jodoh, sehat selalu dan berada dalam lindungan Allah SWT selamanya. Amin.

Leave a Reply