BAZAAR PERTAMAKU !
Sunday, May 27th, 2007Sejak seminggu lalu aku sudah senewen, sibuk sana sini mempersiapkan bazaar pertamaku. Kebetulan RW-ku bikin acara bazaar untuk umum di lapangan pinggir jalan utama. Infonya sudah kuterima sejak 3 minggu lalu dan aku langsung mendaftar untuk ikut. Lalu mulai kupersiapkan semua barang daganganku. Dari mulai memesan lagi baju muslim anak - anak POETI model terbaru, jilbab PERMATA keluaran terbaru dan hunting asesoris jilbab di ITC.
Beli patung buat display dan segala keperluan bazaar termasuk kantung plastik dan stiker harga yang sudah ditempel di bandrol masing - masing barang. Bikin juga kartu nama dengan nama perusahaanku yang kupilih yaitu TAZKIA BOUTIQUE. Sehari sebelumnya kumasukkan semua pakaian ke plastik khusus pakaian dan kugantung serta kususun rapi di rak aluminium panjang. Kusiapkan kotak - kotak untuk display asesoris jilbab dan katalog buku TIRA PUSTAKA. Kartu namaku pun kujepret pada 50 lembar fotokopian leaflet promosi produkku yang desainnya sudah kurancang minggu lalu. Kusiapkan juga tulisan TAZKIA BOUTIQUE yang besar dari karton untuk penanda stand ku di bazaar nanti. Baju yang akan kupakai pun sudah kusiapkan. Semua itu kulakukan disela - sela mengasuh lisha dan mengajaknya bermain. Tak lupa kujual juga barang - barang bekas lisha untuk menjadi penarik customer mampir di standku. Tapi targetku gak muluk - muluk kok, cuma supaya dikenal saja. Jadi kapan - kapan para calon customer itu teringat tentang produkku, mereka bisa menghubungiku setiap saat. Esoknya pagi - pagi sekali aku sudah bangun dan mengajak suamiku untuk membantu persiapan di lokasi bazaar. Beruntung perkiraanku tidak meleset sehingga semuanya segera rapih terjajar di standku. Sambil sarapan kutunggui standku dan tak lupa membagikan leaflet ke semua calon customer yang lewat di depan standku. Cukup beruntung standku terletak tak jauh dari panggung sehingga orang cukup ramai. Namun sampai pukul 11 siang belum juga ada barangku yang terjual, ada yang melihat - lihat pun jarang. Mungkin karena akhir bulan pikirku, jadi orang tidak membudgetkan untuk belanja, hanya lihat - lihat saja. Tapi stand di kiri kananku kok ada saja yang membeli ya ? padahal sama - sama jual jilbab dan pakaian, hanya mereka jual pakaian dewasa. Tapi tak apa juga, siapa tahu di kesempatan berikutnya mereka yang mencariku, optimis saja. Siang hari aku pulang dan digantikan asistenku karena aku ingin makan dan sholat dzuhur sekalian bercengkerama dengan lisha sebentar. Setelah lisha tidur, aku pun kembali ke area bazaar. Namun tetap belum ada perubahan nasib sementara hari semakin sore dan mendung sudah mulai menggantung. Kucoba untuk merefresh displayku dan mengganti jilbab dan pakaian di manekin-ku, toh sambil menghabiskan waktu juga. Namun rupanya dewi fortuna belum berpihak kepadaku. Sebenarnya bazaar itu berlangsung sampai pukul 5 sore, namun aku sudah merasa cukup sehingga aku pulang pada jam 3 sore itu. Kubereskan semua barang - barangku dengan rapih dan kembali ke rumah tanpa hasil. Sedih memang tapi mungkin memang harus begitu kalau memang ingin berusaha. Hari itu kupikirkan lagi faktor apa yang menyebabkan barang - barangku tidak dibeli orang, apakah displaynya ? promosinya ? atau justru timing dan lokasi bazaarnya ? Setelah kutelaah kurasa semua faktor memang perlu perbaikan, dan aku jadi semangat untuk mencoba yang kedua kalinya. Tiba - tiba datang tabloid regional di halaman rumahku, ketika kubaca ada kesempatan bergabung di bazaar di tempat lain lagi. Langsung kuajak suamiku mendaftarkan diri dan sudah kudapat lokasi walau tidak terlalu bagus, karena ternyata bazaar ini laku keras. Tapi semangatku timbul lagi, bazaar berikutnya aku harus lebih siap lagi ! Semoga saja bisnisku ini bisa lancar dan jadi besar. Amin.
