Semua Itu Indah Pada Waktunya !

Setelah lama sekali gak pernah denger lagi frase itu, kemarin seorang teman lama mengucapkannya kembali. Tiba - tiba frase itu punya arti khusus (lagi) buat diriku. Dulu waktu masih sendiri, kalimat itu yang selalu menghibur hatiku. Benar saja, setelah menikah dan punya anak, fenomena itu sering kualami tanpa kusadari. Allah memang Maha Adil dan benar, segala sesuatu itu indah pada waktunya. Tidak ada yang perlu diburu - buru. Tidak ada yang mesti dipaksakan. Biarkan terjadi dan segalanya akan menjadi indah.

Dalam persimpangan hidupku yang kesekian kalinya kini, hal itu mulai membuat perasaanku bergejolak lagi. Sejak aku merasa sudah amat sangat waktunya melepas pekerjaanku dan menjadi ibu rumah tangga, sejak itu pulalah hatiku terus terombang ambing. Mencoba membaca petunjuk Allah dari keseharianku ternyata tidak mudah, terutama saat hati sebenarnya condong pada satu hal dan tak mau berpasrah sepenuhnya pada takdir.

Itu juga sebabnya aku saat ini mulai berpikir serius untuk berbisnis, belajar dari awal dan menyemangati diri untuk terus belajar dan mencoba. Cita - citaku sederhana, ingin membuat butik Anak dan Ibu di rumahku. Mencoba mengalihkan hobi belanjaku kepada konsultasi buat orang lain. Mencoba menawarkan konsep yang mungkin sangat simple tapi tetap butuh keseriusan. Usahaku sebenernya sudah kurintis secara iseng - iseng sejak 2 tahun lalu. Apa - apa yang kulibatkan dalam bisnis aku letakkan di "blog jualan"-ku http://tazkia-boutique.blogspot.com/

Namun memang belum serius kulakukan. Mimpi besar untuk jadi pengusaha sukses sekaligus istri yang ideal masih ada dalam hati. Tapi memang rasanya jauh lebih mudah seperti sekarang ini. Menghasilkan uang yang tetap namun tidak seberapa ini dengan menghabiskan setengah dari hariku di luar rumah, jauh dari permata hatiku yang makin hari makin butuh teman diskusi.

Semua orang bilang ’segala sesuatu itu ada awalnya dan harus dimulai", tapi lebih sulit melaksanakannya daripada memikirkannya. Namun aku sadar, segala yang kucapai dalam pekerjaanku tidak akan dipertanyakan pertanggungjawabannya di hadapan Allah SWT. Namun apa yang telah kulakukan untuk mendidik anakku dan membimbingnya menapaki hidup yang berat ini lah yang akan dipertanyakan Yang Maha Esa. Apa - apa saja yang aku lakukan untuk mengabdi pada suamiku yang amat kucintai dan menjaga hartanya serta rumahnya lah yang akan dimintakan laporannya oleh Yang Di Atas. Benar kata ustadzahku, jalan yang benar biasanya adalah jalan yang lebih sulit dan penuh dengan segala sesuatu yang tidak kita senangi, namun memberikan imbalan yang luar biasa besar baik secara duniawi maupun ukhrawi. Semoga Allah selalu menguatkanku untuk tetap menapaki jalan-Nya.

Belajar bisnis itu memang luar biasa susah untuk orang sepertiku yang selalu cari aman saja. Melepaskan perasaan aman karena bergantung pada perusahaan secara finansial memang sangat sulit. Berusaha benar - benar mengatur keuangan keluarga tanpa punya sisa untuk kesenangan diri sendiri memang memerlukan jiwa besar. Mencoba menerima fakta bahwa dalam berbisnis harus mampu bertahan di tahun - tahun pertama walaupun mengalami kerugian menciptakan rasa takut yang amat sangat. Tapi hidupku mengajariku untuk pasrah pada Allah SWT. Kalau kita benar - benar melakukan apapun demi mencari ridha Allah SWT dan menjalaninya dengan ikhlas dan jujur, insya Allah selalu ada jalan keluar dari segala masalah.

Aku berharap keputusanku ini dapat segera aku wujudkan dalam waktu dekat dan aku tetap istiqamah menjalaninya. Dan aku yakin bahwa segala sesuatu itu akan menjadi indah pada waktunya. Amin.

-Audiyanti K-

5 Responses to “Semua Itu Indah Pada Waktunya !”

  1. Santi Says:

    Hi Di … ini Santi .. masih inget ngga .. anak SMA 6 juga.
    Memang susah ya kalu harus mengakhiri apa yg udah elo jalanin .. apalagi kalu pekerjaan yg udah elo tekunin bertahun2 memang sukses gitu. Tapi pekerjaan jadi stay home mom banyak tantangannya juga .. dan gw yakin elo akan enjoy juga untuk embrace segala tantangan itu. Sukses ya :D!

    Bye,
    Santi
    http://trilingual.livejournal.com/

  2. Tyra Says:

    Subhanallah….tulisan ini bener2 bikin aku semangat lagi sekaligus ngebuka pikiran…thanks a bunch Mbak… (sama banget dg keinginanku..Mbak…) semoga apa yg Mbak Audi cita2kan tercapai ya…amiin…

  3. Tips Beauty Says:

    I ve been reading along for a while now. I just wanted to drop you a comment to say keep up the good work.

    Joan
    Tips Beauty

  4. Abi Hasantoso Says:

    Mbak Audi,

    Barusan saya lihat Anda di Periskop MetroTV.

    Trus langsung search di google mengenai Rumah Siput.

    Salut buat Anda dan keluarga.

    Saya banyak belajar untuk menghargai apa yang kita miliki, terutama anak-anak.

    Maju terus, sabar, dan tabah, ya.

    Salam buat ur lovely daughter n husband.
    :) AH

  5. Silas Says:

    Mbak Audiyanti,
    setelah baca pesan dari Abi di atas sy lalu googling juga cari rumah siput. Anda di situ jadi pendirinya? Trus apakah masih di Rekayasa Industri?
    Saya hanya ingin tau aja… soalnya dari tadi baca-baca blog ini, menarik.
    sil

Leave a Reply